Indahnya kata maaf…

Posted: Juli 17, 2010 in catatan kehidupan, catatanku.., Uncategorized
Tag:, , , ,

“Maaf…Maaf jika judulnya terlalu singkat…maaf jika tulisanku asal-asalan…maaf jika karyaku nggak kreatif…maaf maaf maaf dan maaf….”

Sebuah kata yang tak sedikit orang mengucapkan tapi tak semudah kata ini di ucapkan. coba sahabat bayangkan jika setiap orang mudah untuk memaafkan pasti tak akan ada rasa benci,sakit hati,permusuhan, amarah dan dendam dalam diri setiap manusia.sayangnya hanya sebagian kecil dari kita yang dapat mengamalkannya karena memaafkan bukanlah hal yang mudah semudah kita mengucapkan kata maaf sebatas kerongkongan. lebih dari itu maaf membutuhkan rasa ikhlas yang tulus dalam hati yang tidak bisa di miliki oleh orang berhati keras.

Padahal jika kita mengetahui ternyata kekuatan maaf sangatlah dasyat.maaf dapat merubah rasa benci menjadi cinta,rasa marah menjadi sayang,rasa permusuhan menjadi perdamaian dan banyak hal positif yang kita dapatkan dengan menebarkan kata maaf secara ikhlas.

Suatu ketika seperti biasa di saat sore menjelang aku pulang ke rumah dari kampus dengan kondisi jalanan yang macet . maklum, bukan surabaya namanya kalau nggak ada macet Yellow Head Funny Smiley. dengan keadaan badan lelah,letih,lesu mengendarai sepeda supraku menuju rumah.perjalanan waktu itu terasa begitu melelahkan ibarat seperti orang yang baru pulang di tengah medan peperangan yang sedang terjadiYellow Head Funny Smileymaklum keadaan waktu itu lagi dalam masa-masa ujian Yellow Head Funny Smiley. Setelah mikir ujian yang menguras otak di tambah kondisi jalanan yang macet di kombinasikan dengan polusi khas asap kendaraan bermotor rasanya lengkap sudah penderitaanku di tengah kemacetan kota surabaya.

Dalam keadaan kacau seperti itu entah siapa yang memulai tiba-tiba kendaraanku bertabrakan dengan pengendara lain. Kebetulan pengendara yang saya tabrak itu memiliki postur tubuh tinggi besar yang menakutkan untuk di bayangkanYellow Head Funny Smiley. sontak yang terbayang di pikiranku waktu itu ” wah bisa wasalam nih orangnya kalau marah-marah “.kemudian yang terjadi adalah pengendara yang berbadan besar mirip bodyguard yang sering mampang di TV itu turun dari kendaraannya dan bergegas menghampiriku yang juga lagi berhenti karena kejadian tadi. Adrenalin dalam darahku meningkat,jantungku berdebar-debar menunjukkan betapa takutnya aku waktu itu. Akhirnya pikiran negatif mulai muncul tanpa sadar dalam diriku “wah di lihat dari wajahnya,orang ini pasti marah-marah nih “.ketika monster orang tinggi besar itu datang menghampiriku aku sudah siap dengan segala resiko sampai yang terburuk “perang dunia 3 ” sekalipunYellow Head Funny Smileywalaupun sebenarnya aku orangnya paling nggak bisa marah apalagi sampai ribut segala..

Kemudian ketika sampai di hadapanku dengan tidak banyak bicara orang tadi mengayunkan tangannya ke arahku. Seketika itu juga dari mulutnya terucap kata “maaf”,”maaf mas tadi saya tidak sengaja menyenggol kendaraannya. saya yang ceroboh “.wah betapa malunya sekaligus leganya aku. pikiran negatif mendadak lenyap dari otakku. Rasa takut,dendam,marah,benci,permusuhan atau apa itu namanya semua tergantikan dengan rasa senang,bahagia,gembira,damai hanya dengan kata maaf darinya. seketika itu juga aku menyambut jabat tangan pria itu dengan kata maaf juga karena telah lalai mengendarai kendaraan dan berprasangka buruk kepadanya. tidak lama berselang kita terlibat pembicaraan hangat yang akrab. Beliau juga paham jika banyak orang berprasangka buruk kepadanya karena memang profilnya yang sedikit menyeramkan.beliau juga cerita sebelum seperti sekarang ini beliau adalah seorang mantan preman yang sangat di segani di wilayahnya jadi beliau tidak akan marah jika ada orang yang berprasangka buruk seperti itu kepadannya.

Dari pengalaman ini aku jadi tahu bahwa kekuatan maaf tak memandang siapa yang mengucapkan,bagaimana riwayat hidupnya,penjahatkah,pemuka agamakah,orang miskinkah,orang kayakah, tapi ketulusan dalam hatilah yang membuat kata maaf mampu menghapuskan segala sifat benci, sakit hati,marah,dendam,permusuhan dan sifat negatif lainnya dalam diri kita.

Aku juga bukanlah orang yang sempurna yang tidak pernah berbuat salah.aku juga tidak menyalahkan kehadiran sifat marah,benci,dendam yang ada pada diriku karena dengannya aku dapat merasakan dasyatnya energi maaf yang pernah ku rasakan ini.Sahabat, kalian pasti pernah merasakan hal yang sama denganku.dasyatnya energi positif yang di alirkan melalui kata maaf yang ikhlas oleh makhluk ciptaannya yang di sebut manusia ini.

Sebagai penutup,coba sahabat bayangkan jika makhluk ciptaanNya dengan kata maaf yang ikhlas dalam hati saja bisa menghadirkan energi positif sedasyat itu maka seberapa besarkah energi positif yang kita dapatkan ketika kita mengucap kata maaf (astagfirullah) dengan tulus ikhlas  dari dalam hati kepada pemilik alam semesta ini .

jadi mulai sekarang aku dan sahabat semuanya mari kita berlatih mengucapkan kata maaf dengan ikhlas dan bukan sekedar maaf yang keluar dan terhenti hanya dalam kerongkongan tapi sampai ke hati kita,amien..

Semoga tulisanku ini membawa manfaat untuk aku pribadi dan sahabat yang membacanya.mudah-mudahan di lain kesempatan bisa menyajikan tulisan yang lebih menarik lagi,amien…

Salam Persahabatan ,-

~Semoga Bermanfaat~

thank’s to :my GOD,keluarga,mas muhammad muhyidin, serta para sahabat blogger yang telah menginspirasi terciptanya artikel ini.

Bookmark


Artikel lain:

artikel wordpress:

Tips memasang banner di blog

Trik memasang kode di postingan dengan benar agar bisa di copy paste pengunjung dengan baik

Cara memasang google translate di blog

kode gambar google translate

Cara memasang widget di sidebar

Cara memasang yahoo massanger di blog

Membuat latar belakang berwarna

artikel SEO:

artikel photography:

Situs gambar dan foto berkualitas tinggi

artikel umum:

Cara mendapatkan antivirus kaspersky gratis dan legal

memasang gambar animasi upin dan ipin di blog

Komentar
  1. dafiDRiau mengatakan:

    Kata maaf bisa menyejukkan hati…

  2. Mimi mengatakan:

    terkadang kita lupa untuk bersyukur sehingga susah memaafkan

    salam kenal ^-^

  3. nandini mengatakan:

    Maaf ya Triiz…😥

  4. rumahsehatafiat mengatakan:

    Kita hidup dalam prasangka maka energy kita habis oleh itu namun bila prasangka itu hilang maka hidup itu lebih indah.Aku datang untuk membagi artikel tentang puasa-untuk-kesehatan-dan-pengobatan

  5. saenaknya mengatakan:

    kadang untuk meminta maaf itu memang susah ya katanya….

    hahah tapi yang terjadi sekarang…
    gampang kok dilakukan
    teknologi mempermudah segalanya…
    cukup sms ke yang bersangkutan nyampe dah ..

  6. shafiragreensulaiman mengatakan:

    postingan yang sedang dicari😀

  7. nurrahman mengatakan:

    mengucapkan di mulut gampang, tp mengucapkan di hati kadang tdk mudah🙂

  8. fitrimelinda mengatakan:

    akhirnya diposting juga ya mas tulisan ttg maafnya..hehehe…

  9. roy mengatakan:

    Sepakat………
    Meski terkadang berat untuk mengucap maaf karena gengsi ataui apalah..
    tapi tetep meminta maaf lebih baik dari pada lari dr masalah…^_^
    salam eknal kawan…..

  10. Usup Supriyadi mengatakan:

    Siapapun akan mengakui bahwa Meminta Maaf, Memaafkan, dan Saling memaafkan dapat menjadi suatu terapi yang sangat mendasar. Dalam Islam Therapy, orang yang tidak bisa melaksanakan Terapi mendasar ini berarti tergolong menderita psikopatologi yang sangat parah, keras hati, gelisah, durhaka, sombong, indikator kerusakan organ tubuh; sumber mencuatnya banyak masalah baik pada diri sendiri maupun orang lain. Meminta maaf dapat menenangkan jiwa, membuat orang lain merasa dihargai, dan lain sebagainya.

    Memaafkan diri sendiri dapat meredam ingatan terhadap kesalahan-kesalahan yang sudah terjadi, sedang terjadi dan akan terjadi yang rentan akan timbulnya berbagai bentuk psikopatologi. Memaafkan orang lain dapat menghilangkan psikopatologi dalam diri seperti menginginkan orang lain harus berlaku sesuai dengan keinginan kita, menuntut kesempurnaan pada orang lain, angkuh dan kekeraskepalaan, dan lain sebagainya. Sedangkan saling memaafkan dapat menyelesaikan semua masalah antara seseorang dengan orang lain, dapat menyatukan kembali hati yang saling membenci, menghapus kesalahan, mewujudkan dunia yang damai dan penuh cinta, semakin mempererat rasa persatuan, ketentraman hati bagi kedua belah pihak, menghancurkan berbagai bentuk psikopatologi, dan lain sebagainya.

    Meminta maaflah, maafkanlah, dan saling memaafkanlah karena Saya, Anda, kita, Mereka, Orang tua kita, Teman-teman kita, Presiden, Wakil Rakyat, Pejabat, TNI, Aparat kepolisian, Ulama, Pecandu Narkoba, dan lainlain walau bagaimanapun hanya manusia biasa yang tak bisa luput dari kesalahan, kekurangan, ketidakmampuan, memiliki keterbatasan, mempunyai emosi, mempunyai pendapat dan keinginan pribadi, mustahil bisa berbuat sesuai keinginan semua orang, mustahil bisa membahagiakan semua orang, mustahil mengetahui segala hal, mustahil memiliki segalanya, mustahil mempelajari semuanya, akan selalu ada yang kita kecewakan, masing-masing memiliki masalah yang harus diselesaikan dan terkadang dengan terpaksa menyakiti orang lain, dan lain sebagainya. Apabila di sekitar Anda ada yang berperilaku buruk, pertimbangkanlah tentang adanya psikopatologi dan kelainan fungsi organ pada orang tersebut. Bantulah orang tersebut baik secara moril maupun materil sampai pulih dan jika tidak bisa, maka bantulah dengan tidak menghinanya, membicarakannya, mendo�akan keburukan untuknya, apalagi mengutuknya karena cara-cara seperti ini akan membantu setan membinasakan orang tersebut.

    Richard Carlson, Ph.D menulis dalam bukunya yang berjudul Don�t Sweat The Small Stuff at Work (jangan memusingkan masalah kecil di tempat kerja) �Cara Mudah Mengurangi Stres dan Konflik Sekaligus meningkatkan prestasi diri dalam pekerjaan� : Kita manusia, dan menjadi manusia berarti dapat berbuat salah, paling tidak sesekali. Dalam hidup ini Anda akan melakukan banyak kekeliruan, membuat kacau, kehilangan arah, melupakan sesuatu, naik pitam, mengatakan yang tidak pantas, dan masih banyak lagi. Saya tidak pernah mengerti mengapa kenyataan sederhana dalam hidup ini-kecenderungan untuk berbuat keliru-dianggap sangat mengagetkan atau mengecewakan oleh banyak orang. Saya jelas tidak mengerti mengapa itu dijadikan masalah besar. Bagi saya, salah satu kekeliruan yang paling menyedihkan adalah tidak adanya maaf, terutama bagi diri sendiri. Kita terus mengingat-ingat kegagalan dan kekeliruan kita di masa lampau. Kita mengantisipasi kesalahan-kesalahan di masa mendatang. Kita sangat kritis kepada diri sendiri, sering merasa kecewa, dan tidak berperasaan ketika harus menghakimi diri sendiri. Kita mengutuk dan menyalahkan diri sendiri, juga sering menjadikannya musuh yang paling jahat. Saya merasa bahwa tidak bersedia memaafkan diri sendiri adalah perbuatan tolol dan konyol. Hidup tidaklah hadir lengkap dengan buku petunjuk yang langsung terbukti kebenarannya. Kebanyakan di antara kita mengusahakan yang terbaik semampu kita – sungguh. Akan tetapi kita tidak sempurna. Sesungguhnya, kita semua berusaha. Kita belajar dari kesalahan-kesalahan dan dari kegagalan-kegagalan.

    Setelah pembebasan Makkah (Fardhu Makkah), dihadapan orang-orang yang selama ini gigih memusuhinya, Rasulullah berkata : “Wahai orang-orang Quraisy. Menurut pendapat kamu sekalian apa kira-kira yang akan aku perbuat terhadapmu sekarang? Jawab mereka: “Yang baik-baik. Saudara kami yang pemurah. Sepupu kami yang pemurah.” Mendengar jawaban itu Nabi kemudian berkata: “Pergilah kamu semua, sekarang kamu sudah bebas.” Begitu luruh jiwa Nabi, karena dengan ucapan itu kepada kaum Quraisy dan kepada seluruh penduduk Makkah, beliau telah memberikan amnesty (ampunan) umum. Padahal saat itu nyata mereka tergantung hanya di ujung bibirnya dan kepada wewenangnya atas ribuan bala tentara Muslim yang bersenjata lengkap yang ada bersamanya. Mereka dapat mengikis habis penduduk Makkah dalam sekejap hanya tinggal menurut perintah dari Nabi.

    Dengan pengampunan dan pemberi maaf itu, jiwa Nabi telah melampaui kebesaran yang dimilikinya, melampaui rasa dengki dan dendam di hati, menunjukkan bahwa beliau bukanlah manusia yang mengenal permusuhan, atau yang akan membangkitkan permusuhan di kalangan umat manusia. Beliau bukan seorang tiran, yang mau menunjukkan sebagai orang yang berkuasa. Padahal Nabi mengenal betul, kejahatan orang-orang yang diampuninya itu. Siapa-siapa di antara mereka yang berkomplot untuk membunuhnya, yang telah menganiayanya dan menganiaya para pengikutnya. Mereka melemparinya dengan kotoran bahkan dengan batu saat mengajak manusia ke jalan Allah. Begitu pemaafnya Rasulullah sekalipun itu kepada orang yang selalu menebar permusuhan, meneror dan mengancam keselamatannya. Rasulullah begitu pemaaf, Tuhan juga Maha mengampuni kesalahan hamba-Nya. Mengapa kita manusia biasa susah sekali memberikan kema’afan?.

    Ibnu Qudamah dalam Minhaju Qashidin menjelaskan bahwa makna memberi maaf di sini ialah sebenarnya engkau mempunyai hak, tetapi engkau melepaskannya, tidak menuntut qishash atasnya atau denda kepadanya. Quraish Shihab dalam Membumikan Al-Quran menjelaskan: Kata maaf berasal dari bahasa Al-Quran alafwu yang berarti “menghapus” karena yang memaafkan menghapus bekas-bekas luka di hatinya. Bukanlah memaafkan namanya, apabila masih ada tersisa bekas luka itu didalam hati, bila masih ada dendam yang membara. Boleh jadi, ketika itu apa yang dilakukan masih dalam tahaf “masih menahan amarah”. Usahakanlah untuk menghilangkan noda-noda itu, sebab dengan begitu kita baru bisa dikatakan telah memaafkan orang lain.

    Islam mengajak manusia untuk saling memaafkan. Dan memberikan posisi tinggi bagi pemberi maaf. Karena sifat pemaaf merupakan bagian dari akhlak yang sangat luhur, yang harus menyertai seorang Muslim yang bertakwa. Allah swt berfirman: “…Maka barangsiapa yang memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya atas tanggungan Allah.” (Q.S.Asy-Syura : 40). Dari Uqbah bin Amir, dia berkata: “Rasulullah SAW bersabda, “wahai Uqbah, bagaimana jika kuberitahukan kepadamu tentang akhlak penghuni dunia dan akhirat yang paling utama? Hendaklah engkau menyambung hubungan persaudaraan dengan orang yang memutuskan hubungan denganmu, hendaklah engkau memberi orang yang tidak mau memberimu dan maafkanlah orang yang telah menzalimimu.” (HR.Ahmad, Al-Hakim dan Al-Baghawy).

    Al-Quran memang menetapkan, bahwa seseorang yang diperlakukan secara zalim diizinkan untuk membela diri tapi bukan didasarkan balas dendam. Pembelaan diri dilakukan dengan penuh simpati seraya menunjukan perangai yang luhur, bersabar, memaafkan dan toleran. Ketika Matsah yang dibiayai hidupnya oleh Abu Bakar menyebarkan gosip yang menyangkut kehormatan putrinya Aisyah yang juga istri Nabi. Abu Bakar bersumpah tidak akan membiayainya lagi. Tapi, Allah melarangnya sambil menganjurkan untuk memberika maaf dan berlapang dada.(Q.S. an-Nur : 22). Dari ayat ini ternyata ada tingkatan yang lebih tinggi dari alafwu (maaf), yaitu alshafhu. Kata ini pada mulanya berarti kelapangan. Darinya dibentuk kata shafhat yang berarti lembaran atau halaman, serta mushafahat yang berarti yang berarti berjabat tangan. Seorang yang melakukan alshafhu seperti anjuran ayat diatas, dituntut untuk melapangkan dadanya sehingga mampu menampung segala ketersinggungan serta dapat pula menutup lembaran lama dan membuka lembaran baru.

    AlShafhu yang digambarkan dalam bentuk jabat tangan itu, menurut Al-Raghib al-Asfahaniy “lebih tinggi nilainya” dari pada memaafkan. Dalam alshafhu dituntut untuk mampu kembali membuka lembaran baru dan menutup lembaran lama.” Let’s gone be by gone (yang lalu biarlah berlalu)” bangun kembali masa depan dengan semangat yang baru. Kita selalu lupa, karena kesalahan yang telah dibuat orang lain, kita lalu melupakan semua kebaikan yang telah dibuatnya. Untuk itu, kita juga harus memperlakukan semuanya secara seimbang. Yang terbaik buat kita hari ini adalah bersama-sama membangun kembali dengan semangat baru, ketulusan hati dan semangat persaudaraan. Jangan ada yang berkata: “Tiada maaf bagimu”. Ahli hikmah mengatakan: Ingatlah dua hal dan lupakanlah dua hal. Lupakanlah kebaikanmu kepada orang lain dan lupakanlah kesalahan orang lain kepadamu. Wallahu a’lamu.

  11. vany mengatakan:

    ah, indahnya kata maaf….
    andai saja di dunia ini semua org bisa minta maaf dan saling memaafkan…
    pasti tercipta khdupan yg damai ya….hehehhe
    btw, tinggalnya di sby mana nih?😉

    *slm knl dan mksih sdh mampir di blogkuw*

  12. darahbiroe mengatakan:

    yupz indah bener maaf
    kadang meski hanya 4 huruf namun sampai ribut dan acuh tak acuh
    gak tau juga 4 huruf knpa berat banget di ucapkan
    heheh
    sory😀

  13. Heny Oliper mengatakan:

    Maaf kalo keadatangan heny gak dharapkan

    Ckckckkcckck:mrgreen:

    Salam kenaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaal😆

  14. Epenkah mengatakan:

    betul kata orang2.. maaf, mudah diucapkan tetapi sulit utk dilaksanakan🙂

  15. pendarbintang mengatakan:

    He he he

    Tulus, ihklas dan berlapang dada….tp terkadang ada jg lho yang “forgiven not forgotten”😀

  16. karzanik mengatakan:

    terkadang mengucapakan maaf memang mudah,,,tapi memaafkan dengan hati yang tulus itu yang rada susah, butuh waktu supaya tidak terbelenggu….

  17. Ifan Jayadi mengatakan:

    Kesimpulannya adalah kita tidak boleh berprasangka buruk kepada seseorang. Siapa tahu apa yang kita prasangkakan itu tidak seburuk pada kenyataannnya. Lebih baik berprasangka baik saja. Kan malah dapat pahala

  18. rumahsehatafiat mengatakan:

    Setuju , memaafkan itu mudah, semoga kita bisa saling memaafkan dan menjaga perasaan orang lain.amien

  19. kangmas ian mengatakan:

    salam kenal dari blog kang ian satunya..
    maaf yah kalau komentar saya kurang berkenan🙂
    salam persahabatan..

  20. kang ian mengatakan:

    intinya jangan salah dulu y dalam menilai orang.. ^^
    makasih mas atas ceritanya yang menginspirasi ^^

  21. 'Ne mengatakan:

    emang kalo di jalan banyak bikin emosi yak, tapi untunglah dengan kata maaf semua rasa marah sirna🙂

  22. Rani mengatakan:

    maaf saya meninggalkan komentar disini,,heheh
    ^^ i like it,,good job aku suka tulisan ini..heheh

  23. rizarahmi mengatakan:

    Ini postingan ketiga bertema maaf yang kubaca saat blogwalking pagi ini🙂

  24. julianusginting mengatakan:

    sob,maafkan diri bila komentar ngasal ya sob..😀

  25. mawardi mengatakan:

    Salam kata maaf memang sangat indah

  26. mawardi mengatakan:

    Salam kata maaf menunjukkan kerendahan hatti seseorang yang berakibat kemuliaan

  27. Brotoadmojo mengatakan:

    hal yg mudah tapi terkadang sulit untuk dilakukan adalah meminta maaf dan berterimakasih.
    maaf itu bukan cuma apa yg diucapkan tapi juga dari hati… maaf kalau salah😀
    terimakasih

  28. irfanandi mengatakan:

    salam kenal,, mohon ijin pasang link.. ^_^

  29. nymph34 mengatakan:

    setuju mas.. bilang maaf harus ikhlas.. kalo cuma maaf maaf aja tapi ntar diulangin kesalahannya sama ajaa..😀

  30. Planet Reath mengatakan:

    Amin🙂

  31. bonk AVA mengatakan:

    maaf baru bw hehehehehe….inspiatif postingnya….

  32. andika mengatakan:

    manusia itu tak ada yang sempurna, suatu saat pasti kita akan berbuat salah pd seseorang, maka dari itu banyak2 lah minta maaf apalagi kepada Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s